Pemantauan tingkat keasaman air hujan (pH) di Indonesia dilakukan di 35
(tiga puluh lima) stasiun. Pengambilan sampel menggunakan metode Wet
Deposition dan Wet & Dry Deposition dengan alat Automatic Rain Water Sampler (ARWS). Analisis sampel air hujan dilakukan di laboratorium kualitas udara BMKG dengan menggunakan alat ion chromatograph.